Apa kabarmu? Lama aku tak berjumpa dan mendengar berita tentangmu. Kapan terakhir kita bersua? Sudah lama sekali. Aku sampai lupa dan harus berpikir sejenak untuk mengingatnya kembali. Hmm..sekitar empat tahun lalu ya? Saat itu kalau tidak salah sehari setelah hari raya idul qurban. Kita bertemu hanya semalam. Aku datang ke rumahmu sendirian, biasanya aku bersama teman-teman kita kan, dan kita bebas bercerita banyak malam itu tanpa harus berbagi waktu dengan yang lain.
Aku ingat pertemuan pertama kita. Aku dikenalkan oleh teman-teman kosku saat itu. Aku masih malu-malu untuk mengenalmu lebih jauh. Maklum, aku masih muda dan baru saja mengenal dunia diluar keseharianku. Saat itu aku lebih banyak diam ya dan susah diajak bicara? hahaha sekarang, lebih banyak bicara dan susah disuruh diam :)
Cantik,
Sejak pertama kali mengenalmu itu, sudah hampir tak terhitung aku main ke rumahmu. Mungkin lebih dari 10 kali ya? Kadang sendirian tapi lebih banyak bersama kawan-kawanku. Entah itu kawan kuliah atau kawan bermain. Bahkan ada yang khusus minta diantar bertemu denganmu setelah mendengar banyak cerita dariku tentangmu. Ah, kau memang akan selalu punya banyak cerita yang menarik untuk diceritakan kembali ke orang lain.
Mungkin kau belum tahu kalau sebenarnya aku sering lewat di depan rumahmu. Cuma memang aku tidak mampir karena aku tahu kalau mampir, pasti lama. Dan itu bisa mengacaukan semua rencana perjalananku. Kau tau kan rumah makan berbentuk joglo jawa di tepi jalan sebelah kiri tidak jauh dari rumahmu? Nah, aku pasti berhenti disana kalau lewat disana. Ikan bakarnya enak sekali lho. Apalagi makannya di beranda belakang rumah makan. Sambil minum teh jahe, dengan pemandangan alam yang indah dan udara sejuk, mendekati dingin, membuat makan serasa lebih nikmat.
Atau warung kopi kiri jalan yang ada hotelnya itu? Aku juga beberapa kali mampir dan ngopi serta istirahat disana. Biasanya kalau pulang dari mengunjungi lokasi proyek di daerah Banjarnegara sih.
Cantik,
Aku sekarang sudah tidak lagi tinggal di rumahku yang dulu. Aku sudah pindah ke ibukota. Dan aku selalu merindukanmu. Setiap kali aku melihat foto-foto mu, semua cerita pasti terputar kembali seperti pita kaset rekaman di masa lalu. Terlalu banyak cerita tentang kita berdua yang tidak semua orang akan memahaminya.
Kamu masih ingat nggak, setelah pertama pertemuan pertama dulu itu, aku sudah mulai datang sendiri dengan teman yang lain? Aku ingin sekali datang sendiri sebenarnya tapi apa daya, anak muda pemalu masih butuh ditemani hihihi. Biar kalau kehabisan kata-kata, ada yang membantu mencairkan suasana :)
Aku cerita tentang mereka yang pernah main ke rumahmu yaa. Siapa tahu kau ingin tahu kabar mereka soalnya setelah main itu, mereka tidak lagi main ke rumahmu :)
Ingat teman-temanku yang rambutnya panjang-panjang? yang dari Semarang? yang kalau ngobrol sukanya ngalor ngidul nggak jelas? perokok semua dan kalau makan paling banyak? nah, mereka sekarang sudah berpisah. Ada yang sudah berkeluarga dan punya anak, ada yang masih saja menikmati masa kesendirian mereka. Ada yang akhirnya menetap di Semarang, ada pula yang kembali ke kampung halamannya. Ada yang pun merantau jauh ke Sumatera. Dari semuanya, aku masih kok berhubungan dengan beberapa orang misalnya si Bram, Suhang dan Nopek.
Kalau teman-temanku dari Jakarta masih ingat? yang kalau ngobrol kayak keluarga betawi di sinetron Si Doel Anak Betawi? hahaha lucu lucu ya mereka. Sekarang jarang bertemu, tapi masih kok kontak-kontakkan dengan si Ojie dan Dicky. Ojie udah menikah, kerja di bidang sosial media dan Dicky sudah berhenti keliling ikut-ikut seminar dan menjadi praktisi sinematografi.
Siapa lagi ya? Oh iya, bang Stu! ingat kan sama abang orang Inggris itu? udah tua tapi gayanya masih kayak anak umur 20an? gondrong rambutnya putih semua? pasti ingatdeh karena pas main ke rumahmu, kami cuma berdua dan malam itu kami ikut main musik dan joged di pentas musik kampung di dekat rumahmu hahaha. Bang Stu sekarang udah kembali ke Inggris tapi kami masih kok berkirim kabar lewat internet. Kemarin kukirimkan fotomu dan tiba-tiba aku sadar, sudah lama aku tidak berjumpa denganmu. Makanya kutulis surat ini :)
Ternyata banyak juga ya yang pernah kuajak main ke rumahmu hahaha.
Hmm.. suratnya sudahan dulu ya. Nanti berikutnya aku ceritakan hidupku yang sekarang seperti apa. Oh iya, aku sudah menikah lho :) tapi seperti yang sudah kau duga barangkali, kau akan selalu punya tempat dihatiku.. sebagai cinta pertamaku :) jangan khawatir. Istriku tahu kok tentang cerita kita dan dia tak apa-apa.
Salamku,
Ullah
No comments:
Post a Comment