"Ini baju dan celana buat jalan berangkat. Trus ini buat tidur dan ini buat pulangnya."istri saya sedang asyik memilih pakaian yang akan dibawanya selama perjalanan kami akhir pekan ini menuju Perkampungan Suku Baduy di Banten. Dia memang sangat menyukai saat ketika memilih-milih pakaian yang akan dia pergunakan selama bepergian :). Saya? sedang sibuk menunggu memperhatikan jenis baju dan celana seperti apa serta padu padan warna apa yang sekiranya dia sukai hahaha. Setelah selesai, giliran saya mengatur sedemikian rupa ke dalam ransel yang akan berisi seluruh perlengkapan kami selama dua hari perjalanan.
Perjalanan kami kali ini adalah untuk pertama kalinya mengikuti open trip, begitu kira-kira sebutan popularnya. Open trip berarti bepergian dengan orang-orang yang baru akan dikenal saat itu. Pihak pengelola perjalanan biasanya akan menawarkan satu paket transportasi, makan dan akomodasi dengan jumlah minimal tertentu dalam satu kelompok. Open trip berarti ada dua kemungkinan. satu, kita akan cocok dengan kelompok baru ini atau dua, menyesal hahaha.
Kebiasaan saya sebelum bepergian, entah ke tempat baru atau yang sudah saya kunjungi, adalah mencari tahu kondisi terkini tempat tersebut. Mulai dari transportasi, karakter tujuan, apa yang bisa di kerjakan, jenis-jenis foto yang kemudian menuntun pada perlengkapan seperti apa yang harus saya bawa. Semua ini saya lakukan agar saya bisa mendapatkan kenyamanan, keamanan dan keunikan dari setiap perjalanan saya. Dan dari mencari tahu, saya lalu sadar bahwa jalan-jalan ke Perkampungan Baduy ini adalah bukan jalan-jalan biasa, yang bagi saya adalah masuk kategori trekking atau mendaki gunung, berarti perlengkapannya minimal seperti trekking ke gunung hutan di Ungaran.
Dan, sepertinya mencari tahu lokasi tujuan perjalanan, berikut karakter perjalanannya tidak atau belum menjadi kebiasaan bagi kebanyakan pejalan di Indonesia.


