![]() |
| Jalur sepeda 18K |
Istri saya dan saya sedang menikmati hobby baru bersama, yaitu bersepeda. Kami bahkan membeli sepasang sepeda lipat yang rencananya akan kami pergunakan untuk berwisata di kota-kota atau tempat-tempat jauh. Bukan menuju ke kota-kota atua tempat-tempat jauh ya, tapi di. hehehe. Rencananya kami akan naik kereta ke Bogor atau Malang atau Surabaya membawa sepeda lipat dan menikmati kota tersebut dengan bersepeda.
Sebelumnya, kami sudah memiliki sepasang sepeda. Saya memiliki jenis sepeda gunung yang dulu sering saya pakai selama tinggal di kota Semarang. Bersepeda atau berlari dari rumah ke tempat kerja sejauh 10K tiap hari saya lakukan, berganti-gantian. Jalannya naik turun bukit dan kategori city trail. Namun, sejak pindah ke Tangerang Selatan, sepeda gunung itu jarang saya pakai. Sedangkan istri saya, tepatnya ibu mertua saya, memiliki sebuah sepeda mini (entah kenapa disebut sepeda mini padahal ukurannya besar?) yang memiliki keranjang.
Pernah sekali setelah menikmati suasana pagi dengan bersepeda di hari minggu, kami beristirahat di sebuah rumah makan yang dikenal menjadi tempat kongkow anak muda dan para "eksekutif" yang tergolong masyarakat kelas menengah keatas. Dan, kami lalu tertawa-tawa ketika hendak memarkirkan sepeda. Semua, beneran semua, sepeda yang parkir disitu adalah sepeda yang berharga paling tidak 45 juta rupiah haha. Bukan, kami bukan minder dan malu, namun merasa lucu haha.
Kini, kami memiliki sepasang sepeda lipat, lengkap dengan helm dan lampu depan belakang untuk menikmati hidup lebih baik. Berolahraga sambil melakukan kegiatan bersama. Rasanya lebih enak bila melakukannya bersama-sama. Mudah-mudahan wisata antar kota kami dapat segera dilakukan :)
![]() |
| Kilometer 16 dari rumah |


No comments:
Post a Comment